Berdasarkan sejarah penghargaan Ballon dOr, memenangkan trofi tanpa gelar kolektif adalah hal yang langka tetapi pernah terjadi. Kapten tim nasional Prancis kini memimpin pemungutan suara pembaca di media Prancis meskipun tidak mengamankan gelar juara pada musim ini.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut catatan sejarah, Sir Stanley Matthews menjadi pemenang Ballon dOr pertama pada tahun 1956 tanpa meraih satu pun gelar kolektif. Denis Law mengulangi pencapaian tersebut pada tahun 1964, disusul oleh Kevin Keegan pada tahun 1978.
Berdasarkan rekam jejak modern, Luis Figo meraih trofi individu bergengsi ini pada tahun 2000 setelah mengalami musim hampa gelar. Cristiano Ronaldo juga memenangkan Ballon dOr keduanya pada tahun 2013 tanpa meraih trofi bersama klubnya.
Menurut data L Equipe, Gerd Muller mencatatkan kasus paling unik pada tahun 1970. Penyerang asal Jerman tersebut meraih Ballon dOr setelah menjadi pencetak gol terbanyak di Eropa dan Piala Dunia dengan 10 gol tanpa memenangkan trofi kolektif.
Berdasarkan statistik historis, peluang pemain tanpa gelar untuk memenangkan Ballon dOr tetap terbuka lebar. Pengumuman pemenang Ballon dOr mendatang akan membuktikan apakah sejarah langka ini akan terulang kembali.