Inggris Gugur di Piala Dunia, Thomas Tuchel Tetap Dipertahankan hingga Euro 2028
- Tim nasional Inggris harus mengubur mimpi ke final Piala Dunia setelah takluk 1-2 dari Argentina di babak semifinal.
- Thomas Tuchel menjadi sasaran kritik tajam dari publik dan media Inggris akibat keputusan taktisnya yang dianggap terlalu bertahan.
- Meski mendapat kecaman luas, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan tetap berkomitmen mempertahankan Tuchel hingga Euro 2028.
Langkah tim nasional Inggris di panggung Piala Dunia harus terhenti secara dramatis di babak semifinal. Berstatus sebagai salah satu tim unggulan, skuat Three Lions dipaksa menyerah 1-2 oleh Argentina lewat aksi comeback yang luar biasa. Kekalahan menyakitkan ini memastikan Argentina melaju ke partai puncak untuk mempertahankan gelar juara menghadapi Spanyol, sementara Inggris harus puas memperebutkan tempat ketiga melawan Prancis.
Kekalahan tersebut langsung memicu gelombang kritik keras dari para pengamat sepak bola dan media ternama di Inggris. Thomas Tuchel, sang manajer asal Jerman, dituding sebagai sosok paling bertanggung jawab atas kegagalan ini. Publik mengecam keputusannya memarkir sejumlah talenta kreatif seperti Cole Palmer dan Phil Foden, serta menyayangkan taktik pergantian pemain yang dinilai terlalu defensif pada setengah jam terakhir pertandingan.
Inggris sebenarnya sempat berada di atas angin setelah memimpin terlebih dahulu lewat gol cantik yang dicetak oleh Anthony Gordon. Namun, setelah unggul, performa Harry Kane dan kolega justru mendadak merosot drastis seolah kehilangan arah permainan. Tuchel merespons situasi tersebut dengan memasukkan sederet pemain bertahan untuk mengamankan skor, sebuah keputusan blunder yang justru membuat Argentina leluasa menggempur pertahanan Inggris hingga berhasil membalikkan keadaan.
Kendati dihujani kritik tajam akibat bencana taktis tersebut, posisi mantan pelatih Chelsea ini dilaporkan masih sangat aman. Berdasarkan laporan dari pakar transfer sepak bola terkemuka, Fabrizio Romano, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) tidak berniat memecat Tuchel dalam waktu dekat. FA justru memiliki rencana jangka panjang untuk tetap mempertahankan Tuchel di kursi kepelatihan hingga turnamen Euro 2028 mendatang.
Komitmen FA untuk mempertahankan Tuchel didasari oleh keyakinan terhadap proses yang sedang dibangun menuju Euro 2028, di mana Inggris akan bertindak sebagai salah satu tuan rumah bersama Skotlandia, Wales, Irlandia Utara, dan Republik Irlandia. Walau bertindak sebagai tuan rumah bersama, format turnamen kali ini tetap mengharuskan Three Lions berjuang keras melalui babak kualifikasi untuk mengamankan satu tiket di putaran final.