Inggris Tragis, Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Menang 2-1
- Inggris sempat unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55 setelah memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers.
- Argentina berhasil bangkit di sepuluh menit terakhir berkat gol roket Enzo Fernandez dan gol penentu dari Lautaro Martinez pada masa injury time.
- Kekalahan ini membuat Harry Kane dan kawan-kawan gagal melangkah ke babak final Piala Dunia setelah melewatkan laga sengit yang penuh pelanggaran.
Langkah Tim Nasional Inggris harus terhenti secara tragis di babak semifinal Piala Dunia. Bersua dengan sang juara bertahan Argentina pada laga yang digelar hari Rabu waktu setempat, skuad Tiga Singa terpaksa bertekuk lutut dengan skor tipis 2-1. Pertandingan sengit ini diwarnai oleh drama kebangkitan luar biasa dari kubu Albiceleste pada menit-menit akhir babak kedua.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Inggris sebenarnya memulai pertandingan dengan performa yang lebih menjanjikan. Pergerakan dinamis Elliot Anderson berulang kali merepotkan barisan pertahanan lawan hingga memaksa para pemain Argentina melakukan banyak pelanggaran. Penyerang andalan sekaligus top skor Bundesliga, Harry Kane, juga tampil cerdik dengan sering melepaskan umpan-umpan diagonal akurat ke sisi kanan yang ditempati oleh Reece James.
Kendati demikian, ketatnya lini pertahanan kedua tim membuat paruh pertama berjalan sangat alot dan minim peluang bersih. Baik Inggris maupun Argentina sama sekali gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang lawan selama 45 menit pertama. Laga justru lebih sering terhenti akibat tingginya tensi permainan yang menghasilkan rekor jumlah pelanggaran cukup tinggi di awal laga, hingga skor kacamata bertahan sampai turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55 ketika Anthony Gordon berhasil membawa Inggris unggul terlebih dahulu. Berawal dari skema serangan cepat di sisi kanan, Morgan Rogers melepaskan umpan silang matang yang langsung disambar oleh Gordon untuk menaklukkan penjaga gawang Argentina. Tertinggal satu gol membuat pelatih Argentina langsung merespons dengan memasukkan darah segar seperti Nico Gonzalez dan Rodrigo De Paul guna meningkatkan intensitas serangan secara masif.
Petaka bagi Inggris dimulai ketika mereka mencoba bermain bertahan dengan memasukkan sejumlah pemain belakang demi mengamankan keunggulan. Pada menit ke-85, Enzo Fernandez melepaskan tembakan roket spektakuler dari luar kotak penalti yang mengubah skor menjadi 1-1. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Argentina yang terus menggempur pertahanan Inggris hingga akhirnya Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-93. Inggris sempat memasukkan Ivan Toney dan Marcus Rashford di sisa waktu, namun skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Argentina.