Jelang Final Piala Dunia, Argentina Rebut Peringkat Satu FIFA dan Geser Prancis
- Argentina naik ke peringkat satu FIFA setelah mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal Piala Dunia 2026 dan menggeser posisi Prancis.
- Spanyol juga melesat ke peringkat kedua dunia setelah menumbangkan Prancis di semifinal dengan skor 2-0.
- Untuk pertama kalinya sejak 1994, empat tim semifinalis Piala Dunia mengokupasi empat peringkat teratas dalam ranking resmi FIFA.
Tim nasional Argentina sukses meraih keuntungan ganda setelah memastikan tiket ke babak final Piala Dunia 2026. Keberhasilan menumbangkan Inggris dengan skor tipis 2-1 di babak semifinal pada hari Rabu waktu setempat tidak hanya membawa mereka ke partai puncak. Kemenangan krusial ini juga membawa skuad berjuluk "Albiceleste" tersebut melesat ke posisi teratas dalam daftar peringkat dunia FIFA.
Dengan kemenangan manis ini, pasukan yang dikomandoi oleh Lionel Messi tersebut berhak menyandang status sebagai negara nomor satu dunia saat menantang Spanyol di laga final hari Minggu besok. Argentina berhasil meraup tambahan 26,9 poin berkat performa gemilang mereka yang membalikkan keadaan di semifinal. Tambahan poin tersebut membuat akumulasi poin Argentina kini menyentuh angka 1.970,37 poin, sekaligus resmi melompati posisi Prancis.
Di sisi lain, Spanyol yang akan menjadi rival Argentina di partai final juga mengalami lonjakan performa yang signifikan. Kemenangan meyakinkan "La Roja" atas Prancis dengan skor 2-0 pada hari Selasa lalu membuat tim asuhan Luis de la Fuente mengantongi tambahan 30,82 poin. Hasil positif tersebut membawa raksasa Eropa ini merangsek ke peringkat kedua FIFA dengan total 1.965,61 poin, menggeser Prancis yang terus merosot.
Akibat kekalahan beruntun ini, Prancis yang sebelumnya bertengger nyaman di pucuk klasemen terpaksa turun ke peringkat ketiga dengan koleksi 1.948,97 poin. Sementara itu, tim nasional Inggris yang kini dinakhodai oleh Thomas Tuchel tertahan di posisi keempat dengan raihan 1.889,42 poin. Prancis dan Inggris dijadwalkan akan saling berhadapan untuk memperebutkan tempat ketiga pada hari Sabtu mendatang.
Menariknya, keberadaan empat tim semifinalis di posisi empat besar ranking FIFA merupakan fenomena langka yang baru pertama kali terjadi sejak sistem hierarki ini diperkenalkan pada tahun 1994. Menurut laporan dari BBC, situasi ini tidak lepas dari regulasi FIFA yang menempatkan empat negara unggulan tersebut di bagan turnamen yang terpisah. Strategi penempatan ini berhasil berjalan mulus karena seluruh tim tersebut mampu menyapu bersih fase grup sebagai juara.