Formula 1, Charles Leclerc Menang Dramatis di GP Inggris, Ferrari Rayakan Kemenangan ke-250
- Charles Leclerc berhasil memenangkan balapan Formula 1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, mengakhiri puasa kemenangan selama hampir dua tahun.
- Kemenangan dramatis di bawah kawalan Safety Car ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Scuderia Ferrari yang merayakan kemenangan ke-250 mereka di ajang F1.
- Kimi Antonelli yang memimpin klasemen sempat mengancam, namun masalah kemudi memaksa dirinya melorot ke posisi bawah dan menghidupkan asa juara George Russell.
Pebalap andalan Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, berhasil mengamankan kemenangan perdananya dalam hampir dua tahun terakhir di ajang Formula 1. Tampil impresif di Sirkuit Silverstone, Inggris, pebalap asal Monako tersebut menyudahi perlawanan sengit para pesaingnya dalam drama balapan yang penuh ketegangan hingga lap terakhir. Keberhasilan Leclerc ini sekaligus menandai tonggak sejarah baru yang sangat prestisius bagi tim berlogo kuda jingkrak tersebut.
Sejak lampu start padam, Leclerc langsung melesat dan menyalip Kimi Antonelli yang memimpin klasemen pebalap sementara, membuat pebalap muda Italia itu melorot ke posisi ketiga. Kendati demikian, Antonelli sempat memberikan tekanan hebat dan terus membayangi posisi Leclerc di beberapa lap menjelang finis. Namun petaka menimpa Antonelli ketika ia melaporkan adanya masalah serius pada sistem kemudi jet darat Mercedes miliknya.
Balapan akhirnya harus diselesaikan di bawah kawalan Safety Car, yang memastikan Leclerc melintasi garis finis di posisi terdepan sekaligus mempersembahkan kemenangan ke-250 bagi Ferrari di F1. "Akhirnya! Kemenangan ini terasa sangat manis, meskipun saya pribadi lebih menyukai akhir balapan yang klasik," ujar Leclerc dengan penuh emosional melalui radio tim sesaat setelah menyentuh garis finis dan langsung disambut pelukan hangat dari para kru mekanik.
Di posisi kedua, pebalap Mercedes George Russell berhasil mengamankan podium sekaligus menggagalkan potensi Ferrari untuk finis satu-dua. Russell mengambil keuntungan besar dengan tetap bertahan di lintasan saat rekan setimnya, Lewis Hamilton, masuk ke dalam pit untuk mengganti ban baru. Sial bagi Hamilton, ia gagal memaksimalkan keunggulan ban barunya akibat kemunculan Safety Car dan harus puas finis di tempat ketiga, di bawah investigasi steward terkait dugaan pelanggaran bendera kuning saat disalip Russell.
Hasil minor di Silverstone ini menjadi alarm bahaya bagi Mercedes yang sempat mendominasi jalannya musim kompetisi 2026, terutama terkait masalah reliabilitas mobil. Kimi Antonelli yang memaksakan diri finis di posisi ke-16 setelah terkena penalti keluar lintasan kini kian terancam di puncak klasemen. Jarak poin Antonelli dengan Russell kini memangkas menjadi 25 poin saja, yang membuat perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim ini kembali terbuka lebar.