George Russell Juara di GP Austria, Hamilton dan Leclerc Merana akibat Strategi Ban
- George Russell berhasil mengamankan kemenangan keduanya musim ini setelah finis terdepan dalam balapan sengit di GP Austria.
- Pemimpin klasemen sementara, Kimi Antonelli, harus puas finis di posisi ketiga setelah melakukan beberapa kesalahan di lap-lap awal.
- Duo Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, meraih hasil mengecewakan akibat menerapkan strategi tiga kali pit stop yang dinilai keliru.
Pembalap Mercedes, George Russell, sukses meraih kemenangan gemilang dalam balapan Formula 1 Grand Prix Austria. Memulai balapan dari pole position yang diraihnya pada sesi kualifikasi hari Sabtu, Russell mampu mempertahankan posisinya hingga menyentuh garis finis pertama. Ini merupakan kemenangan kedua pembalap asal Inggris tersebut pada musim ini, setelah sebelumnya naik podium tertinggi di seri pembuka yang berlangsung di Australia.
Kemenangan di Austria ini sekaligus memangkas jarak poin Russell dengan rekan setimnya, Kimi Antonelli, yang saat ini masih memimpin klasemen kejuaraan dunia. Antonelli sendiri menyelesaikan balapan di posisi ketiga di belakang pembalap posisi kedua. Pembalap muda berusia 19 tahun itu mengaku sangat kecewa dengan performanya karena tampil terlalu agresif dan melakukan banyak kesalahan fatal pada lap-lap awal balapan.
"Saya tampil sedikit terlalu antusias di lap-lap awal dan tidak mengemudi dengan baik, saya membuat terlalu banyak kesalahan," ujar Antonelli selepas balapan. Lintasan sirkuit yang menantang terbukti sangat menguji ketahanan fisik para pembalap, mesin mobil, hingga performa ban. Alhasil, strategi pergantian ban menjadi faktor krusial yang menentukan hasil akhir dari balapan sepanjang 307 kilometer tersebut.
Nasib sial justru menimpa tim Scuderia Ferrari yang harus pulang dengan hasil minor dari Maranello. Lewis Hamilton hanya mampu finis di posisi kelima, disusul oleh rekan setimnya Charles Leclerc yang terpuruk di posisi kedelapan. Kegagalan duo Ferrari ini tidak lepas dari blunder strategi ban, di mana mereka melakukan tiga kali pit stop sementara para pesaing utamanya hanya masuk pit sebanyak dua kali.
Sementara itu, nasib kurang beruntung juga dialami oleh Lance Stroll dari tim Aston Martin yang terpaksa menyudahi balapan lebih awal pada lap ke-49 akibat masalah mekanis. Kegagalan finis akibat problem teknis serupa juga dialami oleh beberapa pembalap top lainnya seperti Valtteri Bottas, Sergio Perez, dan Carlos Sainz Jr. Di sisi lain, pembalap McLaren Oscar Piastri mengamankan posisi keempat tepat di depan Hamilton.