Buntut Spanduk Falkland di Piala Dunia 2026, Javier Milei Malah Kritik Pemain Argentina
- Pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan "Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina" usai menang 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
- Presiden Argentina Javier Milei justru mengkritik aksi tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk patriotisme murahan yang tidak boleh dicampuradukkan dengan sepak bola.
- Aksi provokatif yang dilakukan Giovanni Lo Celso dan kawan-kawan di Stadion Atlanta ini terancam sanksi karena melanggar aturan ketat FIFA terkait pesan politik.
Ketegangan politik antara Argentina dan Inggris kembali memanas di panggung sepak bola dunia. Sejumlah pemain tim nasional Argentina nekat membentangkan spanduk provokatif bertuliskan "Kepulauan Malvinas (Falkland) adalah milik Argentina" usai laga semifinal Piala Dunia 2026 pada Rabu waktu setempat. Laga tensi tinggi itu sendiri berhasil dimenangkan oleh Argentina dengan skor 2-1 atas Inggris di Stadion Atlanta.
Aksi yang diinisiasi oleh Giovanni Lo Celso dengan meletakkan spanduk tersebut di tengah lapangan langsung memicu kontroversi besar. Tindakan skuad Albiceleste ini dinilai telah melanggar regulasi ketat FIFA yang melarang keras segala bentuk manifesto politik di dalam stadion selama turnamen resmi berlangsung. Kendati demikian, alih-alih mendapat pembelaan dari pemerintah pusat, aksi para pemain ini justru berbuah kecaman dari pemimpin negara mereka sendiri.
Presiden Argentina Javier Milei langsung mengeluarkan pernyataan yang menyejukkan sekaligus mengkritik tajam tindakan tim nasionalnya. Milei menegaskan bahwa urusan kedaulatan wilayah tidak sepatutnya dicampuradukkan dengan pertandingan sepak bola di atas lapangan. "Jangan mencampuradukkan berbagai hal. Kepulauan Malvinas akan direbut kembali melalui jalur diplomasi yang cerdas, bukan dengan tindakan patriotisme murahan," cetus Milei dalam wawancaranya dengan Radio Mitre.
Lebih lanjut, Milei menjelaskan bahwa pemerintahannya saat ini sedang melakukan kemajuan luar biasa di ranah diplomasi internasional untuk mendesak Inggris berdialog di PBB. Meski memuji kemenangan anak asuh Lionel Scaloni sebagai langkah yang mulia, ia tetap menyayangkan tindakan di luar koridor olahraga tersebut. Sikap Milei ini sebenarnya memicu sentimen negatif di dalam negeri, mengingat sebagian besar warga Argentina menolak pandangannya yang dinilai terlalu berkompromi dengan hak menentukan nasib sendiri bagi warga sipil di kepulauan tersebut.
Sengketa Kepulauan Falkland memang menjadi luka sejarah yang mendalam bagi kedua negara sejak pecahnya perang dua bulan pada tahun 1982 silam yang menewaskan ratusan tentara. Rivalitas ini juga sempat diabadikan oleh mendiang Diego Maradona lewat gol "Tangan Tuhan" pada Piala Dunia 1986 sebagai ajang balas dendam simbolis. Di sisi lain, situasi diplomatik kedua negara pekan ini memang sedang menghangat setelah kementerian luar negeri Argentina melayangkan protes resmi terkait pergerakan kapal perang Inggris, HMS Medway, yang terdeteksi melintasi perairan Argentina tanpa izin.