Hasil SEA V League 2026, Servis Maut Farhan Halim Bawa Indonesia Bungkam Kamboja
- Timnas voli putra Indonesia mengawali laga perdana leg 1 SEA V League 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Kamboja di Filipina.
- Bintang voli Indonesia, Farhan Halim, tampil gemilang dengan melancarkan rentetan service ace yang merusak pertahanan Kamboja sejak awal set.
- Pelatih Reidel Toiran melakukan rotasi taktis dengan memasukkan Dio dan Rama Fazza Fauzan untuk memastikan dominasi tim Garuda terjaga hingga akhir laga.
Tim nasional voli putra Indonesia berhasil memetik kemenangan meyakinkan pada laga pembuka leg pertama SEA V League 2026. Menghadapi kekuatan Kamboja, skuad Merah Putih tampil dominan dan menyudahi perlawanan musuh lewat kemenangan tiga set langsung. Laga sengit yang berlangsung di Kota Candon, Filipina, pada Kamis sore ini membuktikan kesiapan mental dan taktik tim Garuda di panggung Asia Tenggara.
Sejak peluit pertama dibunyikan, pelatih Indonesia menurunkan formasi terbaiknya dengan menempatkan Boy Arnez, Hendra Kurniawan, Farhan Halim, Fauzan Nibras, Alfin Daniel, dan Reyhan sebagai pilar utama. Laga baru berjalan beberapa saat ketika Farhan Halim langsung menunjukkan kelasnya sebagai salah satu server terbaik di Asia Tenggara. Farhan sukses mencetak tiga kali service ace beruntun yang membawa Indonesia melesat unggul cepat dengan skor 5-1, memaksa Kamboja mengambil time out lebih awal.
Kamboja sempat mencoba memberikan perlawanan sengit melalui aksi penyerang andalan mereka, Phol Ratanak, serta service ace dari Veasna Voeurn yang sempat menipiskan ketertinggalan menjadi 7-8. Namun, pertahanan kokoh Indonesia yang digalang Hendra Kurniawan tidak mudah ditembus. Hendra bahkan membalas dengan rentetan servis mematikan yang berbuah ace untuk memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 12-7 pada pertengahan set pertama.
Memasuki pertengahan laga, pelatih Reidel Toiran melakukan perubahan strategi yang sangat jeli demi menjaga ritme permainan anak asuhnya. Toiran menarik keluar setter Alfin Daniel dan memasukkan Dio untuk menyegarkan kreativitas serangan, ditambah masuknya Rama Fazza Fauzan yang langsung menyumbang poin krusial bagi Indonesia. Kombinasi pergantian pemain ini terbukti ampuh meredam pertahanan Kamboja yang sempat menguat dan membawa Indonesia menjauh di posisi 20-14.
Menjelang akhir pertandingan, Farhan Halim kembali melepaskan servis keras yang menghasilkan service ace kelimanya sekaligus membawa Indonesia meraih set point pada kedudukan 24-17. Meskipun sempat melakukan kesalahan teknis saat servisnya membentur net, Indonesia tidak membuang momentum kemenangan. Smes keras menghujam yang dilepaskan oleh Rama Fazza Fauzan akhirnya mengunci kemenangan set dan memastikan Indonesia menutup laga dengan skor telak 25-18, 25-18, dan 25-21.