Revolusi Pasca Piala Dunia 2026, 18 Pelatih Resmi Tinggalkan Jabatan
- Gelombang pengunduran diri melanda kursi kepelatihan setelah 18 arsitek tim peserta Piala Dunia 2026 dipastikan hengkang.
- Didier Deschamps menjadi nama besar terbaru yang pergi dari Timnas Prancis menyusul kegagalan di babak semifinal melawan Spanyol.
- Sebastien Migne juga menyusul daftar panjang revolusi kepelatihan ini setelah menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Haiti.
Gelombang besar melanda kursi kepelatihan tim kontestan Piala Dunia 2026 seiring berakhirnya kompetisi akbar tersebut. Sebanyak 18 pelatih dilaporkan ramai-ramai meninggalkan jabatan mereka di kursi nakhoda tim peserta dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Saat turnamen selangkah lagi mencapai titik akhir, sudah banyak tim peserta Piala Dunia yang melakukan revolusi ataupun baru bersiap merombak total kursi kepelatihannya demi menatap siklus baru kejuaraan internasional berikutnya.
Dua nama paling gres yang masuk dalam daftar panjang perpisahan ini adalah Didier Deschamps di Timnas Prancis dan Sebastien Migne di Haiti. Sejatinya, Deschamps sendiri telah mengumumkan keputusan besar untuk menanggalkan jabatannya di skuad Les Bleus sejak Januari lalu. Namun, kabar perpisahannya kembali terangkat dan menjadi sorotan publik yang lebih luas setelah ia gagal membawa Prancis lolos ke babak final Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dramatis di fase krusial.
Langkah Kylian Mbappe dan kawan-kawan harus terhenti secara tragis setelah dibekuk Spanyol dengan skor 0-2 pada duel sengit semifinal di Stadion Dallas, Selasa waktu setempat. Dengan hasil minor tersebut, Deschamps terpaksa pergi dengan tangan hampa dari turnamen yang digelar di Amerika Utara ini. Misi besarnya untuk mengakhiri masa bakti 14 tahun dengan sempurna lewat trofi emas Piala Dunia keduanya kini dipastikan telah sirna total.
Walau demikian, juru taktik kawakan tersebut mengaku hanya bisa bersyukur atas rentetan prestasi yang berhasil diraihnya selama membesut Si Biru sejak menggantikan posisi Laurent Blanc pasca-Euro 2012 silam. "Kami telah melewati banyak momen luar biasa bersama tim ini," ujar Didier Deschamps. Titel juara pada edisi 2018 adalah persembahan terbaik sekaligus mengantarnya masuk golongan langka sebagai satu dari hanya tiga manusia yang mencicipi trofi Piala Dunia saat menjadi pemain dan pelatih.
Sebagai catatan sejarah, selain Deschamps, hanya mendiang Franz Beckenbauer asal Jerman dan Mario Zagallo asal Brasil yang mampu meraih prestasi spesial yang sangat langka ini dalam sejarah sepak bola dunia. Kini, dengan mundurnya Deschamps dan belasan pelatih lainnya termasuk Sebastien Migne, peta persaingan taktik internasional dipastikan akan berubah drastis menyambut era baru pasca-turnamen sepak bola terbesar di jagat raya ini.