Terungkap, Jude Bellingham Beberkan Isi Cekcok Panas dengan Lionel Messi di Piala Dunia
- Jude Bellingham mengklarifikasi perselisihan panasnya dengan Lionel Messi saat semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina.
- Bellingham menjelaskan bahwa adu mulut tersebut dipicu oleh perbedaan pendapat mengenai keputusan pelanggaran dari wasit.
- Meski menelan kekalahan pahit, bintang muda Inggris itu tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada sang legenda Argentina.
Gelandang andalan tim nasional Inggris, Jude Bellingham, akhirnya buka suara mengenai momen konfrontasi panasnya dengan kapten Argentina, Lionel Messi. Insiden menegangkan tersebut terjadi di tengah laga sengit babak semifinal Piala Dunia yang berakhir dengan kekalahan menyakitkan bagi skuad Tiga Singa. Bellingham menegaskan bahwa ketegangan di atas lapangan tersebut murni karena tensi tinggi pertandingan dan tidak berlanjut menjadi dendam pribadi di antara keduanya.
Pemain bintang Real Madrid tersebut menjelaskan bahwa adu argumen itu bermula dari ketidaksepakatan mereka terhadap keputusan wasit yang memimpin jalannya laga. Bellingham sempat memprotes sebuah insiden, yang kemudian langsung direspons oleh Messi dengan argumen yang berbeda. Ketegangan sempat memuncak di lapangan hijau sebelum akhirnya berhasil diredakan oleh pemain dari kedua kubu yang bertanding.
"Obrolan dengan Messi? Sebenarnya kami hanya mendebatkan sebuah pelanggaran. Itu sama sekali bukan hal yang serius. Saya yakin semua orang akan membesar-besarkannya, tetapi sebenarnya itu bukan apa-apa," ungkap Bellingham seperti dikutip dari AS. Dirinya menambahkan bahwa perdebatan tersebut terjadi secara spontan karena kedua pemain sama-sama berjuang keras untuk membawa negara mereka lolos ke babak final.
Lebih lanjut, Bellingham menceritakan detail percakapan singkat yang sempat terekam kamera televisi tersebut secara santai. "Saya pikir ada pelanggaran yang terjadi sebelumnya, lalu dia berkata, "Bagaimana dengan pelanggaran yang saya terima?" Dan saya menjawab, "Kamu cukup tangguh untuk menerimanya," Anda tahu kan apa maksud saya," imbuh pemain berusia 23 tahun tersebut sambil mencoba mencairkan suasana yang sempat tegang.
Meski harus pulang dengan kepala tertunduk, Bellingham tidak sungkan untuk memberikan pujian setinggi langit kepada sang megabintang Inter Miami tersebut. Dirinya merasa bangga bisa mendapatkan kesempatan bertanding melawan salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola di panggung sebesar Piala Dunia. Bagi Bellingham, kekalahan ini sangat memukul mentalnya, namun dia juga meminta maaf kepada seluruh pendukung Inggris karena kembali gagal membawa trofi bergengsi tersebut pulang.
Kini, Inggris harus segera melupakan kesedihan mendalam mereka setelah tersingkir di babak empat besar turnamen akbar ini. Skuad asuhan Gareth Southgate tersebut harus segera mengalihkan fokus penuh mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi laga perebutan tempat ketiga. Harry Kane dan kawan-kawan dijadwalkan akan menantang tim nasional Prancis pada pertandingan penutup mereka hari Sabtu mendatang.