Timnas Argentina Tiba di New Jersey, Enzo Fernandez Kembali Beraksi dengan Selebrasi Topo Gigio
- Rombongan tim nasional Argentina akhirnya tiba di New Jersey pada tengah malam setelah penerbangan mereka dari Kansas City sempat tertunda akibat badai petir.
- Gelandang andalan Argentina, Enzo Fernandez, kembali tertangkap kamera melakukan gestur provokatif "Topo Gigio" sebelum menaiki pesawat menuju lokasi final Piala Dunia.
- Argentina dijadwalkan akan menghadapi Spanyol pada pertandingan final Piala Dunia yang akan digelar di MetLife Stadium pada hari Minggu mendatang.
Perjalanan tim nasional Argentina menuju babak final Piala Dunia diwarnai sedikit hambatan non-teknis sebelum mereka akhirnya mendarat di New Jersey. Rombongan tim asuhan Lionel Scaloni tersebut baru tiba di hotel tempat mereka menginap sekitar tengah malam setelah penerbangan dari Kansas City sempat tertunda beberapa jam akibat badai petir hebat. Meski sempat kelelahan akibat keterlambatan jadwal terbang, antusiasme dan fokus para pemain Albiceleste dilaporkan tetap terjaga sepenuhnya menjelang laga puncak.
Sesaat sebelum menaiki pesawat, gelandang energik Enzo Fernandez kembali mencuri perhatian publik dengan melakukan gerakan "Topo Gigio" di hadapan kamera. Aksi menempelkan kedua telapak tangan di belakang telinga ini merupakan gestur yang sama saat ia merayakan gol spektakulernya ke gawang Inggris pada laga semifinal lalu. Gestur ikonik yang terinspirasi dari karakter fiksi boneka tikus asal Italia tahun 1958 tersebut kini seolah menjadi simbol perlawanan baru bagi armada Argentina.
Selebrasi penuh makna ini pertama kali dipopulerkan di kancah sepak bola oleh legenda Boca Juniors, Juan Roman Riquelme, saat membobol gawang River Plate pada tahun 2001 sebagai bentuk protes kepada manajemen klub. Kapten legendaris Argentina, Lionel Messi, juga sempat meniru gerakan serupa di Piala Dunia Qatar 2022 lalu yang ditujukan langsung ke arah pelatih Belanda saat itu, Louis van Gaal. Bagi Enzo Fernandez sendiri, aksi ini ditujukan untuk membungkam para pendukung dan media Inggris yang terus memprovokasi tensi panas laga klasik tersebut.
Menjelang pertandingan final melawan Spanyol yang akan digelar di MetLife Stadium hari Minggu nanti, pihak FIFA menerapkan perubahan jadwal konferensi pers dan latihan bagi kedua tim. Sesi latihan pada hari Jumat akan dibuka sebagian untuk awak media guna wawancara dengan perwakilan pemain, sebelum dilanjutkan sesi konferensi pers resmi dari Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente. Sementara itu, sesi latihan pamungkas pada hari Sabtu dipastikan akan digelar secara tertutup rapat dari publik guna mematangkan strategi rahasia masing-masing tim.
Pertemuan antara Argentina dan Spanyol di laga pamungkas ini diprediksi akan menyajikan tontonan berkelas tinggi mengingat performa impresif kedua kubu sepanjang turnamen. Keberhasilan Argentina melangkah ke final juga diwarnai atmosfer emosional yang tinggi, terutama setelah para pemain membentangkan spanduk pengingat sejarah selepas menyingkirkan Inggris. Kini fokus penuh tertuju pada taktik lapangan hijau demi membawa pulang trofi paling bergengsi di dunia ke tanah Amerika Selatan.