Tim nasional Spanyol menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Berdasarkan pantauan redaksi, keberhasilan mereka melangkah ke final Piala Dunia 2026 didapat usai mendominasi dan mengalahkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 di babak semifinal. Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan La Roja ke partai puncak, tetapi juga membawa mereka menyamai rekor bersejarah dunia.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut data statistik resmi, skuad asuhan De la Fuente kini mencatatkan 37 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di semua ajang. Angka fantastis ini menyamai rekor tak terkalahkan dunia milik tim nasional Italia saat masih ditangani oleh Roberto Mancini pada periode 2018 hingga 2021 lalu. Spanyol sendiri belum pernah merasakan kekalahan lagi sejak terakhir kali ditumbangkan Skotlandia 0-2 pada Maret 2023.
Uniknya, ada takdir tersendiri yang mengikat kedua negara pemegang rekor ini. Dari pengamatan tim redaksi, Spanyol merupakan tim yang memutus rantai 37 laga tidak terkalahkan milik Italia pada Oktober 2021 silam lewat dua gol Ferran Torres di UEFA Nations League. Kini, situasi berbalik dan Spanyol berpeluang besar untuk melewati rekor Gli Azzurri jika mereka mampu menghindari kekalahan pada laga final Piala Dunia yang akan digelar 19 July 2026 mendatang.
Sebelum menyamai posisi teratas bersama Italia, Spanyol telah melewati catatan impresif tim-tim besar lainnya di panggung internasional. Berdasarkan catatan sejarah, di bawah posisi Italia dan Spanyol, terdapat tim nasional Argentina asuhan Lionel Scaloni dengan rekor 36 laga tak terkalahkan (2019-2022), serta Aljazair (2018-2022) dan Brasil (1993-1996) yang sama-sama mengemas 35 pertandingan tanpa terkalahkan.
Dalam rentetan laga tak terkalahkan yang masih berjalan ini, tim Matador juga sukses mengamankan trofi bergengsi seperti UEFA Nations League 2022-2023 dan Euro 2024. Melalui performa konsisten ini, publik kini menantikan apakah De la Fuente mampu membawa anak asuhnya menobatkan diri sebagai pemilik rekor tunggal terbesar sepanjang masa sekaligus mengangkat trofi Piala Dunia.