Ajang Kandang Formula 1, GP Inggris di Silverstone Siap Manjakan Ratusan Ribu Penggemar
- Sirkuit Silverstone bersiap menggelar GP Inggris yang menjadi balapan kandang bagi lima pebalap tuan rumah dan mayoritas tim Formula 1.
- Sembilan dari sebelas tim F1 memiliki markas operasional di kawasan Motorsport Valley yang terletak tidak jauh dari ibu kota London.
- Tantangan teknis membayangi para pebalap karena karakteristik sirkuit yang minim zona pengereman keras untuk pengisian daya baterai mesin hibrida.
Para pebalap dan tim Formula 1 siap memulai rangkaian sesi latihan bebas Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone. Balapan legendaris ini selalu dinantikan karena bertindak sebagai balapan kandang sejati bagi sebagian besar penghuni paddock. Ratusan ribu penggemar fanatik dipastikan akan memadati sirkuit untuk mendukung langsung lima pebalap Inggris serta sembilan tim yang bermarkas di dekat London.
Setelah menyelesaikan balapan sengit di Spielberg, Austria, logistik besar F1 langsung bergerak cepat menuju Silverstone yang terletak sekitar 100 kilometer di utara London. Tempat ini memegang sejarah amat krusial bagi dunia balap karena menjadi lokasi perdana kejuaraan dunia F1 pada 13 Mei 1950. Inggris sendiri memang telah melahirkan puluhan juara dunia serta pabrikan mobil balap ternama sepanjang sejarah.
Fenomena unik terjadi di mana hampir seluruh tim balap, terkecuali Audi dan Ferrari, membangun pusat riset dan pabrik mereka di wilayah barat laut London yang dikenal dengan julukan Motorsport Valley. Tim dengan bendera asing seperti Mercedes asal Jerman, Alpine dari Prancis, hingga Red Bull yang berpaspor Austria, semuanya beroperasi di area ini. "Silverstone dalam berbagai aspek adalah balapan kandang bagi kami," ungkap Toto Wolff, bos tim Mercedes yang memiliki pabrik di Brackley, hanya belasan kilometer dari sirkuit.
Pebalap veteran Lewis Hamilton dipastikan menjadi pusat perhatian utama bagi publik tuan rumah sepanjang akhir pekan ini. Pebalap berusia 41 tahun yang kini membela Ferrari tersebut mengaku sangat bangga bisa membalap di hadapan pendukung sendiri di tengah momentum kejayaan olahraga Inggris. "Merupakan sebuah hak istimewa bagi kami para pebalap Inggris untuk mewakili negara ini, terutama di saat olahraga kita sedang bersinar bersamaan dengan Wimbledon dan Piala Dunia," kata juara dunia tujuh kali itu.
Di sisi lain, tantangan besar telah menanti di lintasan karena karakteristik cepat Silverstone kurang ramah bagi mobil hibrida modern. Sirkuit ini memiliki sedikit titik pengereman keras, sehingga menyulitkan sistem pemulihan energi elektrik untuk mengisi ulang baterai jet darat secara optimal. Kondisi teknis tersebut bahkan membuat pebalap veteran Aston Martin, Fernando Alonso, memprediksi jalannya balapan akhir pekan nanti akan berlangsung cukup menjemukan bagi beberapa tim.