Formula 1 Pertimbangkan Grand Prix Bahrain Masuk Kembali dalam Kalender Balap 2026
- Formula 1 berencana memasukkan kembali Grand Prix Bahrain ke dalam kalender balap musim 2026 pada awal Oktober mendatang.
- Pembatalan GP Bahrain dan Arab Saudi sebelumnya terjadi karena ketegangan militer serta konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
- CEO F1 Stefano Domenicali menegaskan keputusan final terkait perubahan logistik ini harus disepakati sebelum jeda musim panas pada akhir Juli.
Manajemen Formula 1 menaruh harapan besar untuk bisa mengintegrasikan kembali Grand Prix (GP) Bahrain ke dalam kalender kejuaraan musim 2026 pada awal Oktober mendatang. Langkah ini dipertimbangkan secara matang setelah otoritas balap tertinggi tersebut terpaksa membatalkan dua balapan penting di awal tahun ini. Penyesuaian jadwal ini dilakukan demi menjaga stabilitas kompetisi sekaligus memenuhi hak para penggemar motorsport di seluruh dunia.
Pada rancangan awal, GP Bahrain dan GP Arab Saudi dijadwalkan untuk bergulir pada bulan April lalu. Namun, situasi keamanan yang memburuk akibat pecahnya perang geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memaksa pihak penyelenggara membatalkan demi keselamatan kru dan pembalap. Kini dengan berjalannya waktu, stabilitas kawasan Timur Tengah mulai ditinjau ulang demi membuka peluang kembalinya jet darat ke wilayah tersebut.
CEO Formula 1 Stefano Domenicali mengonfirmasi adanya peluang besar untuk menghidupkan kembali balapan tersebut jika situasi di lapangan sudah memungkinkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal ESPN, balapan di sirkuit Sakhir tersebut ditargetkan mengisi slot kosong pada akhir pekan tanggal 2 hingga 4 Oktober 2026. Kehadiran seri ini diharapkan mampu menambal kekosongan poin yang hilang akibat pembatalan masif sebelumnya.
"Jika ada sesuatu yang bisa kami umumkan mengenai peluang melihat ketersediaan ruang untuk balapan yang belum terlaksana, kami akan melakukannya di waktu yang tepat dan dalam kondisi yang tepat pula," ujar Domenicali saat memberikan keterangan resmi kepada Sky Sports di sela-sela gelaran GP Inggris. Ia menambahkan bahwa rencana ini adalah hal yang sangat dinantikan oleh semua pihak, dengan catatan seluruh indikator keselamatan telah terpenuhi secara mutlak.
Lebih lanjut, Domenicali menegaskan bahwa keputusan final mengenai kepastian GP Bahrain ini harus sudah ketok palu sebelum jeda musim panas (summer break) F1 dimulai. Batas waktu ini disesuaikan dengan berakhirnya GP Hungaria pada tanggal 26 Juli mendatang agar manajemen logistik tim tidak keteteran. Jika rencana ini terealisasi, jadwal akhir musim akan menjadi tantangan fisik yang luar biasa karena akan tercipta rangkaian tiga balapan beruntun secara berturut-turut (triple-header) yang sangat padat.