Diadu dengan Veda saat Fisik Kembang Kempis, Euforia Rookie Moto3 Jesus Rios Pecah di Sachsenring
- Pembalap rookie Rivacold Snipers Team, Jesus Rios, meraih hasil terbaiknya sepanjang musim Moto3 2026 dengan finis di posisi ke-7 pada GP Jerman di Sachsenring.
- Rios sukses mengungguli rival sesama rookie unggulan asal Indonesia, Veda Ega Pratama, yang harus puas finis tepat di belakangnya di posisi ke-8.
- Pencapaian impresif ini diraih Rios di saat kondisi fisiknya sedang menurun dan tidak berada dalam level kebugaran yang prima.
Pembalap pendatang baru atau rookie Moto3 2026, Jesus Rios, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah mencatatkan performa gemilang dalam balapan GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu. Andalan Rivacold Snipers Team tersebut sukses mengamankan posisi finis ke-7 yang menjadi hasil terbaiknya sepanjang musim ini bergulir. Keberhasilan ini terasa semakin manis karena Rios mampu menyudahi perlawanan sengit dari rider muda potensial asal Indonesia, Veda Ega Pratama.
Rios sejatinya sudah menunjukkan sinyal positif sejak sesi kualifikasi dengan mengamankan posisi start kedelapan di grid. Sepanjang jalannya balapan yang berlangsung ketat selama 23 putaran tersebut, pembalap asal Spanyol ini tampil solid dan disiplin dalam menjaga ritme motornya. Walaupun belum mampu menembus zona podium untuk mengejar kelompok pembalap terdepan, konsistensi Rios di lintasan lurus maupun tikungan tajam Sachsenring patut diacungi jempol.
Persaingan ketat justru terjadi di rombongan kedua, tempat Rios harus beradu cepat dengan Veda Ega Pratama yang membawa bendera Honda Team Asia. Veda yang mengawali balapan dari posisi ke-13 merangsek naik secara perlahan dan sempat menebar ancaman serius bagi lini belakang Rios. Namun, Rios terbukti masih terlalu tangguh dan berhasil menyentuh garis finis dengan keunggulan margin sekitar 4,5 detik atas pembalap asal Gunungkidul tersebut.
Euforia kemenangan Rios di Sachsenring terasa luar biasa mengingat dirinya sedang mengalami kendala kesehatan menjelang balapan dimulai. Melalui pernyataan resminya, pembalap bernomor motor mentereng itu mengakui bahwa kondisi fisiknya sedang kembang kempis atau drop sebelum turun ke lintasan. "Fisik saya sebenarnya tidak berada dalam kondisi terbaik hari ini, tetapi saya sangat senang karena kami masih mampu berjuang habis-habisan untuk mengamankan hasil maksimal ini," ungkap Rios emosional.
Hasil balapan ke-11 ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Jesus Rios dalam menatap paruh kedua kompetisi Moto3 2026 yang diprediksi akan berjalan semakin ketat. Di sisi lain, bagi Veda Ega Pratama, finis di peringkat ke-8 tetap menegaskan statusnya sebagai salah satu rookie yang paling menonjol dan konsisten mendulang poin musim ini. Duel sengit antar pembalap muda bertalenta ini dipastikan akan kembali berlanjut pada seri-seri balap berikutnya di dataran Eropa.