Pecco Bagnaia Naik Meja Operasi, Bisa Balapan di Silverstone?
- Francesco Bagnaia sukses menjalani operasi arm pump pada lengan bawah kanannya di Modena, Italia, untuk memulihkan kondisi fisik.
- Ducati Lenovo menargetkan pebalap andalannya tersebut bisa kembali mengaspal pada seri MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone awal Agustus nanti.
- Bagnaia saat ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara MotoGP 2026 dan tertinggal 65 poin dari sang pemuncak, Jorge Martin.
Pebalap andalan Ducati Lenovo, Francesco "Pecco" Bagnaia, dilaporkan baru saja naik meja operasi guna memulihkan kondisi fisiknya di paruh musim MotoGP 2026. Sang juara dunia dua kali tersebut memanfaatkan jeda libur musim panas yang cukup panjang untuk menyelesaikan masalah pada lengan kanannya. Langkah medis ini diambil agar dirinya bisa tampil dengan performa 100 persen saat balapan kembali dimulai di Sirkuit Silverstone, Inggris.
Bagnaia tercatat menjalani prosedur medis bernama endoscopic fasciotomy, sebuah tindakan bedah yang lebih populer dikenal di kalangan pebalap sebagai operasi arm pump. Beruntung bagi kubu pabrikan Italia tersebut, operasi pada bagian lengan bawah kanan Bagnaia itu dilaporkan berjalan sangat sukses tanpa ada komplikasi medis sedikit pun. Kini fokus utama sang pebalap adalah menjalani program rehabilitasi intensif bersama tim medis.
Berdasarkan pernyataan resmi yang dirilis dan dilansir dari Crash.net, tindakan operasi tersebut ditangani langsung oleh tim ahli bentukan Ducati. Prosedur bedah dipimpin oleh Profesor Luigi Tarallo bertempat di Klinik Ortopedi Policlinico yang berlokasi di Modena, Italia. Pihak Ducati mengonfirmasi bahwa sang pebalap akan langsung mengikuti program pemulihan yang ketat demi mengejar tenggat waktu balapan selanjutnya.
"Operasi berjalan sukses dan tanpa komplikasi. Selama jeda musim panas MotoGP, Francesco Bagnaia kini akan menjalani program pemulihan dan rehabilitasi sesuai jadwal," tulis pernyataan resmi dari kubu Ducati Lenovo. Manajemen tim pabrikan Borgo Panigale itu sangat berharap pebalap utama mereka bisa mendapat lampu hijau dari tim dokter untuk langsung turun lintasan di Silverstone pada 7-9 Agustus mendatang.
Keputusan melakukan operasi ini terbilang menarik lantaran sepanjang paruh pertama musim Bagnaia justru lebih sering mengeluhkan masalah teknis pada motornya. Ia kerap mengeluhkan minimnya cengkeraman atau grip pada ban belakang motor Ducati Desmosedici miliknya ketimbang isu kebugaran fisik. Evaluasi terakhir terjadi di MotoGP Jerman, di mana performa motor yang kurang optimal membuatnya harus puas menyudahi balapan di posisi keenam.
Akibat rentetan hasil yang kurang memuaskan tersebut, posisi Bagnaia di tabel klasemen sementara MotoGP 2026 saat ini masih tertahan di peringkat kedelapan. Ia mengoleksi selisih poin yang cukup signifikan, yakni terpaut 65 angka di belakang rival utamanya, Jorge Martin, yang kokoh bertengger di puncak klasemen. Seri MotoGP Inggris di Silverstone mendatang pun bakal menjadi momentum krusial bagi Bagnaia untuk memulai misi kebangkitan demi mempertahankan asa juara.