Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Meksiko dan Inggris di Stadion Azteca menyajikan salah satu tontonan terbaik sepanjang turnamen. Meskipun sepak mula sempat tertunda selama satu jam, laga ini tidak mengecewakan para penggemar sepak bola. Berdasarkan pantauan redaksi, setelah 30 menit pertama berjalan dengan tempo lambat, intensitas pertandingan tiba-tiba melonjak drastis lewat aksi memukau tim Tiga Singa.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Jude Bellingham memecah kebuntuan dengan mencetak dua gol dalam kurun waktu kurang dari dua menit, atau tepatnya 98 detik. Gol pertama tercipta setelah Bukayo Saka melakukan penetrasi dari sisi kanan dan melepaskan umpan silang akurat ke jantung pertahanan. Bellingham yang datang dari lini kedua langsung menyambut bola dengan sundulan tajam yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Rangel.
Sesaat setelah Meksiko melakukan kickoff, Inggris kembali merebut bola dan menggandakan keunggulan lewat skema yang hampir serupa. Kali ini, Harry Kane bertindak sebagai pemberi umpan dari sisi kanan, dan Bellingham kembali menyelinap ke dalam kotak penalti layaknya striker murni untuk menaklukkan Rangel. Stadion Azteca yang berkapasitas besar seketika terhenyak oleh keunggulan cepat 2-0 tersebut.
Namun, sebelum turun minum, Meksiko berhasil memperkecil ketertinggalan dan menghidupkan asa mereka. Memanfaatkan sapuan yang kurang sempurna dari lini belakang Inggris, Julián Quiñones menyambar bola dengan tendangan voli kaki bagian dalam yang bersarang telak di pojok atas gawang Jordan Pickford. Dari pengamatan tim redaksi, tuan rumah bahkan nyaris menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama andai Bellingham tidak sigap memblok tembakan jarak dekat Cesar Montes.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap terjaga dalam intensitas tinggi. Petaka menghampiri Inggris pada menit ke-54 ketika Quansah diganjar kartu merah langsung setelah melanggar keras Gallardo. Wasit mengambil keputusan tersebut setelah meninjau ulang pelanggaran melalui VAR. Unggul jumlah pemain selama lebih dari setengah jam membuat kubu Javier Aguirre semakin gencar menekan.
Meski bermain dengan 10 orang, Inggris justru mampu memperlebar jarak lima menit kemudian setelah Gordon dijatuhkan Rangel di kotak terlarang. Harry Kane yang maju sebagai eksekutor penalti tidak menyia-nyiakan peluang untuk mencetak gol keenamnya di Piala Dunia 2026 ini. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Inggris.
Meksiko yang tidak ingin menyerah begitu saja di hadapan publik sendiri kembali memperkecil kedudukan menjadi 3-2 lewat penalti Raúl Jiménez setelah Harry Kane dianggap melanggar Brian Gutiérrez saat perebutan bola di area terlarang. Di sisa waktu 20 menit termasuk tambahan waktu, manajer Thomas Tuchel langsung memperkuat lini pertahanan. Melalui latihan pertahanan yang solid, Inggris akhirnya menyudahi perlawanan sengit Meksiko dan dipastikan akan menantang Norwegia di babak perempat final.