Devins Bookie Devins Bookie
/home / berita / Fiasco Paraguay vs Prancis: Kinerja...
BERITA

Fiasco Paraguay vs Prancis: Kinerja Wasit Piala Dunia Dipertanyakan

Wasit Ilgiz Tantashev memimpin pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay dan Prancis

Wasit Ilgiz Tantashev memimpin pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay dan Prancis

Dunia sepak bola internasional kembali diguncang oleh kontroversi pengadilan lapangan. Berdasarkan laporan media Prancis L'Equipe, kualitas dan konsistensi kepemimpinan wasit di Piala Dunia 2026 kini tengah menjadi sorotan tajam. Hal ini terjadi menyusul performa sangat buruk dari wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, saat memimpin laga babak 16 besar antara Paraguay melawan Prancis yang berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Les Bleus.

Dari pantauan redaksi, media terkemuka tersebut bahkan memberikan nilai amat rendah, yaitu 1 dari 10, untuk kepemimpinan Tantashev yang berusia 42 tahun. Nilai ini menjadi rekor terburuk ketiga yang pernah dikeluarkan oleh L'Equipe dalam sepuluh tahun terakhir. Penampilan sang pengadil dinilai sangat tidak memadai dan gagal mengendalikan tensi tinggi pertandingan babak gugur.

Kritik terhadap korps baju hitam semakin menguat setelah FIFA juga membuat keputusan mengejutkan terkait Folarin Balogun. Penyerang Amerika Serikat itu tidak dijatuhi hukuman larangan bertanding yang tegas setelah menerima kartu merah akibat tindakan berbahaya, meski tidak disengaja, saat menghadapi Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar. Inkonsistensi ini dinilai mencederai keadilan kompetisi.

Menurut mantan wasit internasional, Said Ennjimi, penerapan aturan baru yang diperkenalkan oleh Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, juga mengalami kendala di lapangan. Salah satunya adalah larangan bagi pemain untuk menutup mulut saat melakukan percakapan konflik. Aturan ini sempat memakan korban dengan diusirnya pemain Paraguay, Miguel Almiron, saat melawan Turki. Namun, tindakan serupa yang dilakukan bintang Inggris, Jude Bellingham, saat bersua Ghana justru luput dari sanksi.

Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa ambisi FIFA untuk memperluas keterwakilan wasit dari berbagai konfederasi di luar Eropa dan Amerika Selatan tampaknya menjadi bumerang. Sistem penunjukan ini dinilai kontradiktif dengan taruhan besar di fase gugur Piala Dunia. Ennjimi menilai bahwa Tantashev terlihat kehilangan kendali sejak awal laga karena gugup dan tertekan oleh atmosfer pertandingan besar, ditambah lagi dengan lambatnya respons dari ruang VAR.

Meskipun Komite Wasit FIFA sempat mengeluarkan rilis yang mengklaim fase grup berjalan sukses dengan penurunan taktik mengulur waktu, realitas di fase gugur menunjukkan hal yang berbeda. Beruntung laga Paraguay vs Prancis tidak berakhir dengan cedera pemain atau perubahan hasil yang merugikan, namun Tantashev diprediksi tidak akan kembali memimpin pertandingan di sisa turnamen akbar ini akibat rapor merahnya.

// TOPICS
#piala_dunia_2026 #wasit #prancis #paraguay #fifa #kontroversi
Jurnalis Olahraga Senior - Sepak Bola & Analisis Taktik

Ajiman Prasetyo adalah jurnalis olahraga ternama dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia sepak bola. Mantan koresponden di Jakarta, London, dan Madrid, ia telah meliput berbagai ajang olahraga terbesar: Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, dan liga-liga nasional. Analisis taktik dan laporan lapangannya dihargai karena kedalaman dan ketepatannya. Bergairah tentang sepak bola Eropa dan Amerika Selatan, ia menghadirkan pandangan unik dan mendalam tentang berita olahraga.