Final Idaman Piala Dunia 2026, Spanyol Tantang Argentina di Partai Puncak
- Babak final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol selaku juara Eropa melawan juara bertahan Argentina dalam laga klasik sesama pengguna bahasa Spanyol.
- Langkah mulus Spanyol ke final dipastikan lewat kemenangan 2-0 atas Prancis, yang sekaligus menjadi laga emosional bagi pelatih Didier Deschamps sebelum digantikan Zinedine Zidane.
- Argentina berhasil menumbangkan perlawanan sengit Inggris dengan skor 2-1 berkat aksi krusial Enzo Fernandez dan gol penentu dari Lautaro Martinez.
Setelah melewati dinamika panjang sebanyak 102 pertandingan selama lima pekan, gelaran akbar Piala Dunia 2026 akhirnya menyisakan dua tim terbaik di partai puncak. Untuk pertama kalinya sejak turnamen perdana pada tahun 1930, babak final akan menyajikan duel klasik sesama negara berbahasa Spanyol. Laga pamungkas ini dipastikan berjalan sengit karena mempertemukan juara bertahan Piala Dunia sekaligus kampiun Copa America, Argentina, yang ditantang oleh penguasa benua Eropa saat ini, Spanyol.
Langkah Spanyol menuju final terbilang mulus setelah mereka berhasil membungkam Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 di babak semifinal. Skuad asuhan Luis de la Fuente tampil sangat dominan di lini tengah berkat kejeniusan Dani Olmo, Rodri, dan Fabian Ruiz dalam mengatur tempo permainan. Ditambah lagi, taktik pertahanan ketat dari Marc Cucurella dan Pedro Porro yang mencetak gol pada menit ke-58 membuat lini serang Prancis mati kutu sepanjang jalannya laga.
Kekalahan telak ini menjadi pukulan berat bagi pelatih Prancis, Didier Deschamps, dalam laga ke-186 sepanjang kariernya memimpin Les Bleus. Strategi Deschamps yang menempatkan Michael Olise terlalu dalam dinilai gagal meredam dominasi Rodri di lini tengah Spanyol. Pertandingan perebutan tempat ketiga nanti dikabarkan bakal menjadi laga perpisahan bagi Deschamps, sebelum posisinya resmi digantikan oleh mantan megabintang sepak bola dunia, Zinedine Zidane.
Di pertandingan semifinal lainnya, drama menegangkan terjadi saat Argentina sukses menundukkan Inggris dengan skor tipis 2-1. Skuad Tiga Singa di bawah asuhan Thomas Tuchel sebenarnya sempat membuat frustrasi Albiceleste setelah menerapkan formasi lima bek di menit ke-72. Namun, strategi bertahan total tersebut akhirnya hancur berkat gol penyeimbang Enzo Fernandez di menit ke-85 dan gol kemenangan dramatis yang dicetak oleh Lautaro Martinez.
Kemenangan ini juga kembali menegaskan peran vital Lionel Messi yang sukses mencatatkan kontribusi gol atau assist dalam 11 laga beruntun di Piala Dunia sejak edisi 2022. Meskipun sempat dikritik karena dianggap terlalu bergantung pada sosok Messi di fase awal, para pemain muda Argentina membuktikan bahwa mereka mampu memecah kebuntuan secara kolektif. "Saya sudah memimpikan gol ini sejak hari pertama ayah membelikan sepatu bola pertama saya," ujar penyerang Argentina, Lautaro Martinez, sembari meneteskan air mata usai laga berakhir.