Sengit di Stadion Saputo, Derby Kanada Antara CF Montreal dan Toronto FC Berakhir Tanpa Gol
- Pertandingan lanjutan MLS 2026 antara dua rival Kanada, CF Montreal dan Toronto FC, berakhir dengan skor imbang kacamata 0-0.
- Kedua tim gagal memanfaatkan peluang emas untuk meraih tiga poin penuh demi merangkak naik ke zona play-off Wilayah Timur.
- Laga ini menandai kembalinya kompetisi reguler MLS setelah sempat jeda karena turnamen akbar Piala Dunia 2026.
Pertandingan bertajuk Derby Kanada antara CF Montreal melawan Toronto FC dalam lanjutan musim reguler MLS 2026 berakhir tanpa pemenang. Berlaga di Stadion Saputo pada Kamis malam waktu setempat, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang dengan skor akhir 0-0. Hasil kacamata ini membuat kedua klub gagal memperbaiki posisi mereka yang tengah berjuang di papan bawah Wilayah Timur.
Pertemuan ini sejatinya menjadi momen krusial bagi kedua tim karena kompetisi MLS baru saja bergulir kembali setelah jeda panjang menyambut Piala Dunia 2026. Baik Montreal maupun Toronto sama-sama mengemas 14 poin sebelum laga dimulai dan terpaut empat angka dari batas akhir zona play-in. Dengan ambisi besar untuk memutus tren negatif di paruh kedua musim, tensi tinggi langsung tersaji sejak peluit pertama dibunyikan.
Jual beli serangan diperlihatkan oleh kedua kesebelasan, di mana lini serang Montreal yang dipimpin Daniel Rios berulang kali merepotkan barisan pertahanan lawan. Namun, penampilan gemilang penjaga gawang Toronto FC, Luka Gavran, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus sepanjang sembilan puluh menit jalannya laga. Gavran tercatat melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk saat mengantisipasi peluang emas tuan rumah di babak pertama.
Di sisi lain, Toronto FC yang menurunkan penyerang andalan mereka, Josh Sargent, juga tidak tinggal diam dan terus melancarkan tekanan lewat skema serangan balik cepat. Kokohnya duet lini belakang Montreal yang dikomandoi oleh Brayan Vera berhasil meredam agresivitas tim tamu hingga laga usai. Pelatih tuan rumah sempat mencoba melakukan rotasi di babak kedua dengan memasukkan beberapa pemain segar demi memecah kebuntuan, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Hasil imbang ini memperpanjang catatan kurang memuaskan bagi kedua rival yang masih tertahan di papan bawah klasemen sementara Wilayah Timur. Keduanya kini dituntut untuk segera mengevaluasi performa lini depan mereka agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan tiket menuju fase gugur. Pada pertandingan berikutnya, tantangan berat sudah menanti CF Montreal yang dijadwalkan akan menjamu sang juara bertahan, Inter Miami.