Pertandingan bertensi tinggi akan tersaji di babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua tim raksasa Eropa, Portugal dan Spanyol. Laga bertajuk Derby Iberia ini dijadwalkan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat. Duel ini menjadi sangat dinantikan oleh pencinta sepak bola di seluruh dunia karena berpotensi menjadi panggung terakhir bagi megabintang Cristiano Ronaldo di turnamen akbar empat tahunan tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan pra-pertandingan, Cristiano Ronaldo hadir langsung dalam konferensi pers mendampingi pelatih kepala Roberto Martínez. Penyerang legendaris tersebut mengakui bahwa persaingan di kompetisi tahun ini sangat ketat dan tidak mudah bagi tim mana pun. "Piala Dunia ini menjadi pengalaman yang indah saat ini. Tidak mudah bagi siapa pun, lihat saja tim-tim yang sudah tersingkir. Namun saya melihat tim kami tenang. Kami menghadapi tim yang sangat sulit, tetapi kami siap," ujar Cristiano Ronaldo seperti dikutip dari Tuttosport.
Menurut Cristiano Ronaldo, Spanyol merupakan negara yang memiliki tempat khusus di hatinya karena sejarah karier panjang yang pernah ia ukir di sana. Ia juga memuji Spanyol sebagai kandidat kuat yang selalu diunggulkan untuk memenangi setiap kompetisi sepak bola. Meskipun di atas kertas Spanyol lebih difavoritkan karena rekam jejak juara mereka, penyerang bernomor punggung 7 itu optimistis bahwa hasil kali ini akan berbeda dan memiliki keyakinan kuat bahwa Portugal akan keluar sebagai pemenang.
Di sisi lain, pelatih Spanyol Luis de la Fuente memberikan penghormatan tinggi kepada sosok kapten Portugal tersebut menjelang bentrokan kedua tim. "Saya adalah pengagum Cristiano. Saya mengagumi orang-orang yang memiliki karakter, ambisi, dan keinginan untuk terus berkembang. Saya membungkuk di hadapan Cristiano. Dia adalah pesepak bola yang memaksa Anda untuk selalu fokus dalam situasi apa pun," kata Luis de la Fuente. Dari pantauan redaksi, sang pelatih bahkan berseloroh lebih memilih jika sang bintang tidak bermain dalam laga krusial ini.
Berdasarkan perkiraan formasi, Portugal di bawah asuhan pelatih Roberto Martínez diprediksi akan menerapkan strategi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Diogo Costa di posisi penjaga gawang. Lini belakang akan dikawal oleh Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, dan Nuno Mendes. Sektor tengah dipercayai kepada Joao Neves dan Vitinha, sementara pergerakan Pedro Neto, Bruno Fernandes, dan Rafael Leao akan menyokong Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak tunggal.
Sementara itu, dari pengamatan tim redaksi, skuad Spanyol juga diproyeksikan menggunakan formasi serupa 4-2-3-1 demi meredam agresivitas Portugal. Posisi kiper utama akan ditempati oleh Unai Simón dengan barisan pertahanan diisi Pedro Porro, Cubarsí, Laporte, dan Cucurella. Sektor jangkar akan diperkuat oleh duet Rodri dan Pedri, sedangkan lini serang akan mengandalkan kreativitas talenta muda Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Álex Baena untuk memanjakan Oyarzabal di lini depan.