Babak semifinal Piala Dunia 2026 akan menyajikan laga titanic yang mempertemukan dua raksasa Eropa, Prancis melawan Spanyol. Pertandingan sengit ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam waktu setempat, di mana pemenang dari laga ini sudah ditunggu oleh Argentina atau Inggris di partai final.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan James Freemantle dari Goal.com, Prancis sukses melangkah ke semifinal Piala Dunia ketiga mereka secara berturut-turut. Tim asuhan Didier Deschamps tampil sangat meyakinkan sepanjang turnamen dengan menyapu bersih enam kemenangan beruntun, termasuk menumbangkan Swedia, Paraguay, dan Maroko di fase gugur dengan catatan tanpa kebobolan sama sekali.
Menurut pantauan redaksi, konsentrasi utama Les Bleus saat ini tertuju pada kondisi kebugaran kapten mereka, Kylian Mbappe. Pemain Real Madrid tersebut sempat ditarik keluar karena masalah pergelangan kaki saat menang 2-0 atas Maroko, namun pengamatan tim redaksi dari sesi latihan terbaru menunjukkan sang mega bintang sudah bisa bergerak bebas dan dalam kondisi ceria.
Di kubu lawan, Spanyol datang dengan grafik permainan yang terus meningkat setelah sempat ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde di laga pembuka. Pelatih Luis de la Fuente berhasil membawa La Roja melewati hadangan Austria dan Portugal, sebelum akhirnya mendepak Belgia dengan skor 2-1 di babak perempat final.
Dari pantauan redaksi, Spanyol memiliki modal psikologis yang sangat bagus menjelang laga ini karena mereka sukses mengalahkan Prancis 2-1 di semifinal Euro 2024. Tidak hanya itu, La Roja juga berhasil menumbangkan tim ayam jantan dalam drama sembilan gol yang berakhir 5-4 pada final UEFA Nations League 2025 lalu.
Satu nama yang patut diwaspadai dari bangku cadangan Spanyol adalah gelandang Arsenal, Mikel Merino. Berdasarkan catatan sejarah Piala Dunia, Mikel Merino menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol kemenangan dalam dua laga fase gugur yang berbeda secara berturut-turut sebagai pemain pengganti, termasuk saat membungkam Belgia.