Gelaran kompetisi kasta tertinggi sepak bola Belgia, Jupiler Pro League, memang baru akan bergulir dalam beberapa pekan ke depan. Kendati demikian, antusiasme tinggi sudah mulai terasa dari pantauan redaksi di lapangan. Sejumlah klub kontestan terlihat aktif menggelar pertandingan uji coba pramusim demi mematangkan taktik dan memulihkan kondisi fisik para pemain mereka.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan pertandingan teranyar, Union tampil sangat produktif saat bersua wakil Rumania, FCSB. Setelah sempat menang besar 7-0 atas Diegem Sport, Union kembali menunjukkan ketajamannya dengan melibas eks jawara European Cup tersebut lewat skor meyakinkan 4-2. Gol-gol kemenangan Union masing-masing dicetak oleh Biondic dan Florucz pada babak pertama, serta dilengkapi aksi Sylla dan Fusseini selepas jeda.
Hasil impresif juga berhasil dipetik oleh sang juara bertahan, Club Brugge. Menghadapi sesama tim Belgia, Kortrijk, Club Brugge sukses meraih kemenangan dengan skor 4-2. Walaupun sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Jellert Van Landschoot, tim asuhan raksasa Belgia ini mampu membalikkan keadaan berkat sumbangan gol dari Bjorn Meijer, Shandre Campbell, Ludovit Reis, dan Romeo Vermant.
Menurut pengamatan tim redaksi, hasil berbeda justru didapatkan oleh raksasa Belgia lainnya, Anderlecht. Bersua klub kasta kedua Prancis, Boulogne-sur-Mer, Anderlecht harus puas menyudahi pertandingan dengan skor kacamata 0-0. Padahal, mereka sempat menurunkan rekrutan anyar Giulian Biancone sejak menit awal dan mendominasi jalannya laga dengan intensitas serangan yang tinggi.
Sementara itu, pesta gol sukses dilakukan oleh KRC Genk saat melakoni laga derbi lokal kontra Termien. Genk menyudahi perlawanan tim kasta bawah tersebut dengan skor telak 5-1. Penyerang andalan mereka, Ayumu Yokoyama, tampil gemilang dengan membukukan dua gol. Sayangnya, kemenangan besar Genk ini harus dibayar mahal setelah rekrutan baru mereka, Jeppe Erenbjerg, terpaksa ditarik keluar lapangan akibat mengalami cedera.
Di tempat lain, laga sengit yang menyajikan hujan gol terjadi saat AA Gent berhadapan dengan wakil Belanda, AZ Alkmaar. Berdasarkan jalannya laga yang dimainkan dalam format unik 2x50 menit tersebut, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor akhir 3-3. Gol dramatis dari Weslley Patati di penghujung laga membuyarkan kemenangan Gent yang sebelumnya sempat berbalik unggul lewat aksi Hugo Gambor dan Max Dean.