Pertandingan sengit akan tersaji di SoFi Stadium, Los Angeles, pada Jumat mendatang saat Spanyol dan Belgia saling sikut demi satu tiket semifinal Piala Dunia 2026. Kedua tim tengah dalam tren positif setelah sukses menumbangkan lawan-lawan kuat seperti Portugal dan tim tuan rumah, Amerika Serikat. Berdasarkan pantauan redaksi, pertemuan ini menjadi pembuktian konsistensi kedua negara setelah sempat mengawali turnamen dengan hasil kurang meyakinkan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan dari Cadena SER, persiapan timnas Belgia kini terganggu oleh kabar buruk dari ruang medis. Gelandang andalan mereka, Amadou Onana, dipastikan menyudahi kiprahnya di Piala Dunia 2026 lebih cepat akibat menderita cedera robek ligamen lutut anterior (ACL). Cedera parah tersebut didapat pemain Aston Villa berusia 24 tahun itu saat bertanding melawan Amerika Serikat di babak sebelumnya.
Kehilangan Onana menjadi pukulan telak bagi strategi racikan Rudi Garcia. Pasalnya, Onana telah bertransformasi menjadi pilar vital di lini tengah Setan Merah. Dari pengamatan tim redaksi, setelah Onana ditarik keluar, Rudi Garcia langsung memasukkan Hans Vanaken sebagai opsi darurat untuk menjaga kedalaman skuadnya.
Di sisi lain, gaya kepelatihan Rudi Garcia di turnamen ini terus menuai sorotan. Jurnalis Santi Ovalle dalam program "El Larguero" mengungkapkan bahwa sang pelatih kerap merombak pasukannya demi menemukan formula terbaik. Menariknya, dalam laga kontra Amerika Serikat, Garcia secara mengejutkan memarkir nama-nama besar seperti Jeremy Doku, Romelu Lukaku, hingga Kevin De Bruyne di bangku cadangan.
Sebagai gantinya, Rudi Garcia justru mengorbitkan Charles De Ketelaere sebagai motor serangan utama tim. Langkah berani ini memicu spekulasi apakah Belgia akan kembali menerapkan strategi menyimpan para pemain bintang mereka untuk babak kedua saat menghadapi Spanyol nanti, terlebih dengan adanya lubang yang ditinggalkan Onana di lini tengah.
Berdasarkan catatan sejarah, pertemuan Spanyol dan Belgia di perempat final Piala Dunia terakhir kali terjadi pada edisi 1986 silam. Kala itu, laga dramatis harus ditentukan lewat adu penalti yang akhirnya memupus harapan Spanyol. Kini, kedua tim kembali bentrok demi memperebutkan tiket semifinal untuk menghadapi pemenang antara Prancis atau Maroko.