Tim nasional Inggris sukses memastikan diri lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah memenangi duel sengit melawan Meksiko. Bermain di bawah tekanan ribuan suporter lawan di Stadion Azteca, skuad Tiga Singa dipaksa bermain dengan sepuluh orang selama lebih dari setengah jam, namun berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai dengan skor tipis 3-2.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan pertandingan, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Meksiko mengingat keangkeran Stadion Azteca. Sejak tahun 2013, Meksiko tercatat belum pernah lagi menelan kekalahan dalam pertandingan resmi di stadion legendaris tersebut, di mana mereka hanya kalah dua kali dari total 89 laga internasional yang dimainkan di sana.
Sebelum laga dimulai, bermain di dataran tinggi dengan ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kubu Inggris, selain atmosfer stadion yang mengintimidasi. Menurut laporan, manajer Inggris Thomas Tuchel sempat menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain aman di 15 menit pertama demi beradaptasi dengan kondisi udara.
Dari pantauan redaksi, laga mulai memanas setelah melewati fase awal tersebut. Jude Bellingham sukses membungkam sekitar 80.000 pendukung Meksiko dengan mencetak dua gol kilat dalam kurun waktu dua menit. Gol pertama berawal dari aksi Declan Rice yang dilanjutkan umpan silang Bukayo Saka lalu diselesaikan dengan apik oleh Bellingham, sebelum bintang Real Madrid itu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 usai bekerja sama dengan Harry Kane.
Meksiko yang tertinggal tidak tinggal diam dan langsung bangkit berkat dukungan sporter fanatik mereka. Sebelum turun minum, El Tri memperkecil ketertinggalan melalui tembakan keras Julián Quiñones yang memanfaatkan bola liar di depan gawang Inggris, mengubah papan skor menjadi 1-2.
Petaka menghampiri Inggris di babak kedua setelah bek kanan Jarell Quansah diganjar kartu merah langsung akibat tekel keras yang mengenai tulang kering pemain Meksiko. Meski bermain dengan sepuluh orang, Inggris justru berhasil menambah keunggulan lewat eksekusi penalti Harry Kane setelah Anthony Gordon dijatuhkan oleh kiper Meksiko dalam sebuah skema serangan balik cepat.
Meksiko terus mengurung pertahanan Inggris yang kalah jumlah pemain dan mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran yang dilakukan oleh Kane. Raúl Jiménez yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Jordan Pickford untuk mengubah skor menjadi 2-3, yang membuat Thomas Tuchel langsung merespons dengan memasukkan bek kelima demi mengamankan pertahanan.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa lini belakang Inggris benar-benar digempur habis-habisan di sisa waktu pertandingan, termasuk dalam 11 menit injury time. Meski Meksiko mendapat banyak peluang emas dan sepak pojok yang menciptakan situasi berbahaya, Inggris sukses mempertahankan keunggulan dan akan menantang Norwegia di babak perempat final hari Sabtu mendatang.