Langkah tim nasional Belgia di pentas Piala Dunia 2026 dipastikan telah berakhir. Sehari setelah dipastikan tersingkir dari turnamen akbar tersebut, skuat Rode Duivels langsung bergegas mengambil penerbangan pulang menuju tanah air mereka.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari Sporza.be, setelah menempuh perjalanan udara yang lancar dari Los Angeles, Amerika Serikat, pesawat yang membawa rombongan timnas Belgia mendarat di Bandara Zaventem sekitar pukul 10.20 waktu setempat. Dari pantauan redaksi, kepulangan mereka tetap mendapatkan apresiasi hangat meskipun gagal membawa pulang trofi.
Setibanya di landasan pacu Bandara Brussels Airport tersebut, armada pemadam kebakaran setempat langsung memberikan penghormatan khusus berupa "water salute" untuk menyambut kedatangan para penggawa tim nasional. Penjaga gawang utama, Thibaut Courtois, terlihat turun dari pesawat sembari menggendong buah hatinya yang masih kecil di dalam pelukannya.
Menurut keterangan resmi dari pihak federasi, seluruh pemain beserta staf pelatih tidak langsung membubarkan diri ke rumah masing-masing. Skuat Rode Duivels dijadwalkan akan menuju ke pusat latihan nasional di Tubeke terlebih dahulu untuk berkumpul bersama sebelum akhirnya berpisah dan kembali ke urusan masing-masing.
Perjalanan Belgia di ajang kali ini memang dipenuhi dinamika besar sejak babak gugur. Sebelum terbang ke Los Angeles untuk melakoni laga krusial, tim asuhan Rudi Garcia sempat mengalami beberapa kendala logistik, termasuk masalah kualitas lapangan latihan di Loyola Marymount University yang dinilai tidak layak hingga membuat FIFA harus memberikan lampu hijau agar mereka bisa pindah ke markas klub MLS, LA Galaxy.
Selain kendala fasilitas, polemik internal dan eksternal juga sempat membayangi skuat Rode Duivels. Mulai dari kasus Folarin Balogun yang memicu protes keras dari KBVB terkait regulasi kedisiplinan FIFA, absennya Amadou Onana, hingga situasi Zeno Debast yang dilarang tampil oleh klubnya, Sporting Lissabon, karena dianggap tidak bugar secara medis meskipun staf medis timnas dan FIFA sudah menyatakan sang pemain siap bertanding.
Kendati diterpa banyak masalah dan harus angkat koper dari turnamen, publik sepak bola Belgia tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan Kevin De Bruyne dan kawan-kawan. "Kami sangat bangga dengan tim ini," ungkap salah satu perwakilan yang merefleksikan sentimen positif para pendukung setia yang terus mengalirkan pesan hangat pasca-kekalahan tersebut.